Hujan

Aku benci hujan…

Hujan menghalangiku untuk bahagia, memori ini selalu mundur…mundur..mundur jauh ketika “terjebak” berdua diantara guyurannya beberapa tahun yang lalu…

Hujan menghalangiku untuk bahagia, karena mengingat setiap tetesannya yang dulu membasahi wajahmu, tubuhmu berarti membasahi juga pipiku dengan air asin yang ku seka pelan-pelan.. karena jika kau kuyub selalu hatiku yang sakit lihat tingkah dan perlakuanmu…

Aku tak suka hujan..
Desember cepatlah berlalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s