STOP MENYUAP POLISI

Ok sebelum baca postingan hari ini gimana kalo kita buat perjanjian linggarjati dulu ..

Dilarang marah jika anda hadirin hadirat termasuk bagian entah istri, suami, anak, pacar atau anggota satuan dinas yang saya maksud…merasa postingan agak full perasaan kemenangan gw yang nyerempet-nyerempet somsehhh, percayalah 80% maksud dari postingan ini adalah informasi buat yang belum tau.. ehem-ehem jangan marah ya sayang…

Sore kemarin berdua dengan lelaki boncengan dari arah 45 menuju terminal Malalayang, and u know lah antara jam 17.00 – 18.00 jalur itu sepanjang boulevard padat merapat.. karena bawa motor otomatis insting nyelap nyelip nyari celah aman kita sampe keluar dari batas jalur, dan agak2 nyerempet ke badan jalan yang berlawanan.. bukan cuma motor kita aja sih tapi 2 motor lain juga.. dan kesalahan fatal yang gw tangkap adalah KITA MELAMBUNG MOTOR seorang anggota polantas… agak-agak kesal kayaknya doi..jadi diberhentikanlah motor kita dan dua pengendara yang lain di sisi jalan raya tepat didepan pos polisi, SIM + STNK diminta sambil melayang pertanyaan yang dijawab sendiri sama si polisi.. ANDA TAU KESALAHAN ANDA APA?? ANDA MELAJU MELEWATI BATAS BADAN JALAN!!!

jelaslah kita salah dalam masalah ini..tanpa bantah-bantahan kita mengekor dibelakang si anggota duduk manis di pos polisi… dua pengendara yang lain dengan cepat bertransaksi..yang satu lari ke galeri ATM dan yang satu sibuk menelepon entah siapa..

tiba giliran kita..dengan nada berwibawa, berat dan tegas si petugas menanyakan APA ANDA PUNYA WAKTU UNTUK SIDANG??? tentu saja pertanyaan klasik yang kita tau arahnya kemana… tapi tentu si polisi gak akan nyangka dong kalo jawaban kita.. KITA MINTA SLIP MERAHNYA AJA PAK.. dan beberapa menit kemudian si polisi disibukkan dengan nyari slip yang ternyata dia gak punya.. sibuk memonitori temannya sana sini ext…ext… demi Tuhan saya gak bisa menahan membatin.. GIMANA MO DISIPLINKAN PENGENDARA…JADI ANGGOTA POLANTAS AJA BARANG PENTING KAYAK GITU GAK KAMU BAWA!!! tentu saja ini hanya membatin… saya gak tega untuk ngomong langsung..catet ya.. saya gak tega bukannya takut hihihi *sombong*

dan akhirnya bisa ditebak..dia emang kehabisan slip merah!!! padahal loh ya..maksud kita waktu itu minta SLIP BIRUNYA.. biar denda tilang bisa kita transfer aja k ATM terdekat..tapi gimana mo ngambil SLIP BIRU yang MERAH juga dia gak punya..teman2nya yang kira2 ada 5 orang disekitar pos itu pun sama… HEBAT!!! JADI BANYAKNYA PENGENDARA YANG DITILANG BERAKHIR TRANSAKSI SEPERTI APA??? silahkan anda jawab sendiri

masih lekat diingatan saya gimana lemesnya dia karena salah “bertransaksi” keliatan blank mau gimana lagi… kita berdua juga kasian beeng ngeliatnya…. mo kembaliin SIM + STNK kita tanpa transaksi apa2 koq kesannya dia “kalah” ya… *kira2 begitu sikonnya* sampe akhirnya dia ngeluarin juga jurus pamungkas menyelamatkan harga diri dengan bisikan “bisa bantu saya beliin sebungkus rokok?? kita saling bantu lah…” hahahaha

HARUSNYA TRANSAKSI ITU GW FOTO!!! hehehehe

salahin kita berdua yang akhirnya tetap juga transaksi ilegal sama si petugas itu.. tapi sungguh itu transaksi hanya untuk penyelamatan harga dirinya saja.. kasian kan.. *makin ketawa jahat*

jadi buat teman2 yang mungkin belum tau berikut sekedar info aja…yang gw rangkum dari blog ini

Jika suatu karena suatu hal, di jalan raya Anda kena tilang oleh petugas Polisi Lalu-lintas. maka ada beberapa hal yang harus Anda ketahui, diantaranya:

1. Anda mungkin akan diberi surat tilang warna merah atau biru. Nah slip surat tilang yang berwarna merah artinya kita menyangkal kalau melanggar aturan dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat. Kalau kita tidak mengikuti sidang sesuai jadwal, dokumen tilang akan dititipkan di kejaksaan setempat. Dalam proses ini kita bisa menunggu 2 Minggu untukl ikut sidang. Namun dalam beberapa kasus, ditemukan adanya petugas tilang langsung saja memberikan surat (slip) tilang merah ini kepada setiap pelanggar Lalin, walaupun si pelanggar Lalin mengaku alias tidak mengelak. Maksudnya, bisa jadi, agar ada proses “tawar-menawar”.

2. Slip Biru, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Dengan slip biru ini, Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah Norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk ditukar dengan SIM/STNK kita di Polsek terdekat dimana kita ditilang.

3. Tahu nggak? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50.000 rupiah! Dan dengan MEMINTA slip biru (jika saja petugas langsung saja menyodorkan slip merah) kita juga memasukkan dana secara RESMI ke kas negara.

4. Jadi, ngapain harus “damai” alias menyuap petugas segala

6 thoughts on “STOP MENYUAP POLISI

  1. hahaha…setelah baca blok ini nnt mau mempraktekkannya aja..ternyata mending ngaku salah aja dengan slip biru dari pada slip merah yang ujung2nya juga akhirnya nyogok…soalnya dulu pernah tp slip merah yang di kasi..

  2. Wah, saya jadi malu.. saya pernah melanggar lalin dan minta damai…😳

    Gampangannya gini aja deh, sebagai pengendara kendaraam bermotor, kita semua wajib mentaati peraturan lalin. Sebisa mungkin jangan langgar aturan. Hati-hati di jalan. Bawa semua surat penting (STNK, SIM, KTP) bahkan ketika pergi ke tempat terdekat sekalipun (mau beli gula di warung sebelah naik motor ato nganterin anak ke TK yang berjarak 200 meter dr rumah).

    Kalo gak ada pelanggaran, kita juga gak bakal dosa dan capek hati.:mrgreen:

  3. untung lu jelasin apa itu slip merah dan biru. tadinya gw mau tanya kenapa slipnya gak ijo aja atau oranye atau pinkπŸ˜†

    sehausnya memang, heh penegak hukum. kalau sampean aja ndak bisa tegak gimana mau keluar. keluar slip mksdnya

    *ngikik

    gmna menganu nya sodara ???

    • mungkin memang karena kepribadian beberapa anggotanya yang menjengkelkan makanya kita jadi gak objektif yah hehehe saya juga rada2 jengkel dan kadang hilang respek dengan mereka yang keliatan gagah berseragam..tapi saya juga pernah koq py pengalaman “manis” dibantu seorang Polantas ketika kehabisan baterai HP dan perlu menelepon teman hahahaha….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s